Showing posts with label Routing. Show all posts
Showing posts with label Routing. Show all posts
Friday, February 14, 2014
Mengenal Konfigurasi EIGRP pada Router Cisco
Ini adalah artikel lanjutan dari artikel yang membahas EIGRP sebelumnya disini, kali ini kita akan lebih membahas ke syntax / perintah-perintah untuk mengkonfigurasi EIGRP pada Router Cisco. Syntax yang akan dibahas dalam post kali ini adalah sebagai berikut :
- Konfigurasi EIGRP
- EIGRP auto-summarization
- Penggunaan bandwidth
- Otentikasi (authentication)
- Verifikasi EIGRP
- Troubleshooting EIGRP
Sunday, February 9, 2014
Sekilas tentang EIGRP Fundamental
Karakteristik EIGRP
Advanced Distance Vector Protocol – Router EIGRP mirip dengan RIP, membuat database didasarkan pada ukuran jarak (sejauh apa) dan arah (next-hop). Maka dari itu router tidak mengetahui topologi jaringan secara tepat. Namun, seperti algoritma link-state, EIGRP berusaha menemukan router tetangganya dengan EIGRP hello packets,dari kedekatan dan berkutar database routing dengan router tetangganya.
- Desain Fleksibel – EIGRP tidak menggukan konsep “area” yang kita temukan pada OSPF. Hal ini membuat EIGRP tidak banyak menuntut banyak istilah dalam desain topologi dan memungkinkan teknisi dapat mengimplementasikannya dengan mudah. EIGRP juga mendukung summarization prefix didasarkan per interface.
Tuesday, February 4, 2014
Konfigurasi Router RIP pada Router Cisco (bagian 2)
No comments:
Posted by
Unknown
at
Tuesday, February 04, 2014
Labels:
Packet Tracer,
RIP,
RIPv2,
Routing
Berikut di atas adalah contoh topologi RIP yang akan dijadikan bahan latihan. Latihan dilakukan pada software simulasi Packet Tracer.
Konfigurasi yang harus dilakukan adalah :
- Konfigurasi IP address pada semua PC dengan alamat IP yang valid, gunakan alamat IP pertama untuk gateway.
Konfigurasi Router RIP pada Router Cisco (bagian 1)
- Perintah ip classless
- Perintah Routing RIP
- Perintah Routing RIP tambahan
- Troubleshooting permasalahan RIP
Perintah ip classless
Router(config)#ip classless
|
Memerintahkan Cisco IOS untuk
meneruskan packet dengan network subnet yang tidak diketahui ke rute supernet
terbaik
|
Router(config)#no ip classless
|
Turn off the ip classless command
|
Wednesday, January 29, 2014
Konfigurasi Static dan Default Route pada Router Cisco (bagian 2)
No comments:
Posted by
Unknown
at
Wednesday, January 29, 2014
Labels:
Default Route,
Packet Tracer,
Routing,
Static Route
Berikut adalah topologi yang akan kita konfigurasi. Router POLITEKNIK terhubung ke router ISP, kita harus konfigurasi dengan default route karna untuk menghindari perubahan network yang ada di area ISP diluar sepengetahuan kita, lalu static route dari ISP ke network lokal di sisi router POLITEKNIK.
Yang harus di konfigurasi pada topologi di atas adalah :
Yang harus di konfigurasi pada topologi di atas adalah :
Monday, January 13, 2014
Konfigurasi Static dan Default Route pada Router Cisco (bagian 1)
1 comment:
Posted by
Unknown
at
Monday, January 13, 2014
Labels:
Default Route,
Routing,
Static Route
Pada post kali ini saya akan menulis beberapa informasi yang
berhubungan dengan static route dan menggunakan software Cisco Packet Tracer
sebagai simulasi untuk latihan. Artikel
ini membahas beberapa point berikut :
- Konfigurasi static route pada router
- Konfigurasi default route pada router
- Penggunaan perintah permanent dan static route dengan Administrative Distance (optional)
- Konfigurasi Default route
- Verifikasi static route
Saat kita menggunakan perintah ip route, kita bisa menentukan kemana packet diarahkan. Ada dua
cara menentukan dalam dua cara :
1. Next-hop address (alamat pada interface router tetangganya)
Router(config)#ip route 172.16.20.0 255.255.255.0 172.16.10.2
Tuesday, January 7, 2014
Konfigurasi Dasar Router Cisco dengan Packet Tracer
Sekarang kita akan mencoba mengimplementasikan teori yang telah kita pelajari pada posting pertama tentang Mengenal Perintah Dasar Konfiguasi Router Cisco (CLI Cisco IOS).
Topologi ini menggunakan 1 Router Cisco yang dikonfigurasi via terminal dari PC. Dalam kasus nyata kita harus menghubungkan kabel console dari port serial pada PC ke port console pada Router. Begitupun pada simulasi paket tracer kita akan melakukan hal yang sama.
Setelah kabel konsol dihubungkan klik komputer > desktop > terminal (lalu enter).
Subscribe to:
Posts (Atom)


